BERITA
BAPPENAS-DPR SEPAKAT HANYA POTONG RP12,1 M
(31-05-2013)

Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyepakati pemotongan anggaran untuk Bappenas hanya Rp12,1 Miliar dari yang dijatahkan hasil Rapat Koordinasi Gabungan tiga Kementerian Koordinator sebesar Rp38,8 miliar.

"Berdasarkan putaran fraksi, Komisi XI menyetujui usulan Rp12,1 miliar dengan catatan Fraksi Gerindra tetap pada usulan Rp38,8 triliun," kata Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Andi Timo Pangerang saat menutup Rapat Kerja Komisi XI di Jakarta, Kamis (30/5).

Pada awalnya, Bappenas mengajukan konsep pemotongan sesuai dengan yang dijatahkan, yaitu Rp38,8 miliar. "Sebesar Rp38,8 miliar angka dari Kementerian Keuangan itu terbagi dalam 4 program. Sebesar Rp16,1 miliar dari program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis lainnya. Sebesar Rp4,7 mlair dari peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur. Sebesar Rp0,5 miliar dari program Peningkatan Akuntabilitas Apratur. Daan Rp17,5 miliar dari Perencanaan Pembangunan Nasional," jelas Kepala Bappenas Armida Alisjahbana.

Menurut anggota DPR dari Fraksi PDIP Dolfir OFP, pemotongan anggaran tersebut berefek pada pengurangan kinerja dari pemerintah. "Dengan kinerja pemerintah yang ada sekarang saja sudah mengecewakan masyarakat, apalagi ada pengurangan kinerja," kata dia.

Salah satu target yang akan berkurang dengan pemotongan anggaran Rp38,8 miliar adalah jumlah aparatur perencana pusat dan  dan daerah yang mengikuti diklat perencanaan.Persentasenya akan menurun menjadi sebesar 85%. Target lain yang juga berkurang adalah dalam program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Bappenas. Tingkat kepuasan internal di bidang pengwasan akan berkurang menjadi 70%.

Pengurangan target tesebut menbuat DPR tidak menyetujui pemotongan sebesar Rp38,8 miliar tesebut. Kesepakatan akhirnya adalah penghematan dari hasil sisa lelang sebesar Rp7,4 miliar yang masuk dalam program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya. Satu lagi yang disetujui untuk dihemat adalah pembangunan gedung arsip sebesar 4,7 miliar. Sehingga total penghematan yang disetujui adalah Rp12,1 miliar.

Armida mengeluhkan kesulitan penyimpanan arsip kantor Bappenas yang sulit diperbesar. Anggarannya pembangunan gedung arsip tersebut akan ditunda. tanah untuk bangunan tersebut sudah ada, tetapi bebentuk seperti gudang yang belum layak untuk penyimpanan arsip penting. Anggaran sebesar Rp4,7 miliar adalah untuk pembangunan gedung tersebut.

Pada APBN 2013, besaran alokasi anggaran Bappenasterdiri dari program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya sebesar Rp538,9 miliar, proram Peningakatan Sarana dan Prasaran Aparatur senilai Rp57,7 miliar, program pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Rp4,8 miliar.

 

Sumber : Harian Ekonomi Neraca (Tanggal 31 Mei 2013 Halaman 6)